Sabtu, 08 Mei 2021
Jumat, 07 Mei 2021
Amfitrite dan Rodos
Minggu, 02 Mei 2021
Sebuah Resensi Picisan : Pelajaran Dari Tiongkok
Identitas Buku
Judul Buku : Pelajaran Dari Tiongkok : Catatan Dahlan Iskan
Penulis Buku : Dahlan Iskan
Penerbit Buku : JP Books
Cetakan : Tahun 2008
Tebal : 268 Halaman
Tulisan yang lugas dan disampaikan secara non-formal membuat pembaca tidak terkesan digurui, namun malah pembaca merasa seakan didongengkan mengenai sebuah negeri yang tengah-tengah berahi untuk menggapai kemakmuran. Deskripsi yang tidak njlimet dan khas wartawan (yang juga businessman) membuat lembar per lembar tak bosan dibaca, apalagi bagi bila pembaca adalah anak muda yang menginginkan sebuah perubahan masif di negeri ini.
Kekurangan :
Akan lebih manis dan menarik jika ditampilkan juga lebih banyak dokumentasi-dokumentasi untuk setiap tulisan sehingga membantu pembaca untuk lebih memiliki bayangan tentang apa yang diceriterakan
Kutipan favorit :
Jumat, 30 April 2021
Gladiator
Senin, 12 April 2021
Sebuah Resensi Picisan : Semua Tampak Mustahil Sampai Berhasil Diselesaikan
Identitas Buku
Judul Buku : Semua Tampak Mustahil Sampai Berhasil Diselesaikan
Penulis Buku : Kathryn dan Ross Petras
Penerbit Buku : Elex Media Komputindo
Cetakan : Tahun 2016
Tebal : 277 Halaman
Buku yang dengan pemilihan font dan tata tulisan yang menarik, membuat kita sebagai pembaca tidak akan merasa bosan mebaca lebih dari 250 halaman dalam sekali duduk. Dilengkapi nama tokoh serta profesinya, membuat kita akan merasa lebih tertarik untuk bacaan lebih lanjut terhadap tokoh tsb. Diatas kutipan disertakan pula tema besar dari kutipan tsb sehingga lebih terklasifikasi.
Kekurangan :
Kutipan favorit :
Kamis, 08 April 2021
Kata Bersayap #1
Jumat, 26 Maret 2021
Sebuah Resensi Picisan : Korupsi
Identitas Buku
Judul Buku : Korupsi
Penulis Buku : Pramoedya Ananta Toer
Penerbit Buku : Hasta Mitra
Cetakan : Tahun 2002
Tebal : 154 Halaman
Pram adalah master dalam mendeskripsikan latar belakang dan waktu dalam novelnya. Setiap kata, kalimat, frasa dalam buku ini berhasil membuat saya bisa mengimajinasikan tempat dimana tokoh-tokoh berdialog, tempat kejadian, suasana serta ambience-nya yang bercorak Indonesia tahun 1950an
Kekurangan :
Kutipan favorit :
"Keperwiraan!Keperwiraan!Keperwiraan menghadapi segala-galanya. Cukup keperwiraan yang bisa menolong Indonesia,pak"
Selasa, 23 Maret 2021
Sebuah Resensi Picisan : Komunitas Arab di Surabaya 1900 - 1942
Identitas Buku
Judul Buku : Komunitas Arab di Kota Surabaya 1900-1942
Penulis Buku : Drs. Artono, M.Hum
Penerbit Buku : Publisher Kendi
Cetakan : Tahun 2021
Tebal : 139 Halaman
"Suku Arab di Indonesia adalah minoritas yang mayoritas", mungkin itu adalah salah satu kalimat yang bisa saya simpulkan setelah membaca buku ini. Sebagai salah satu komunitas yang cukup dominan dalam sejarah bangsa Indonesia, saya memang cukup jarang melihat buku yang mengulas mengenai komunitas Arab di Indonesia baik di rak-rak toko buku maupun di media sosial penerbit-penerbit. Saya secara pribadi memiliki ketertarikan mengenai hal ini, terlebih saat ini saya tinggal di perkampungan Arab di Surabaya persis sesuai dengan lokasi yang dibahas dibuku inj. Dengan adanya buku ini membuat saya memiliki sedikit pemahaman secara historis tentang siapa dan bagaimana komunitas Arab lahir dan tumbuh berkembang di Indonesia. Secara khusus buku ini juga merujuk pada salah satu buku karangan Huub de Jonge yang membuat saya semakin ingin mendalami mengenai komunitas Arab khususnya yang mengaku memiliki genealogi dengan Nabi Muhammad SAW.
Uraiannya sangat padat dan jelas. Tidak ada kata-kata njlimet dan berulang sehingga pembaca tinggal menelan saja apa yang disampaikan penulis. Catatan kaki dibawah terutama sangat membantu untuk mencari rujukan buku selanjutnya.
Kekurangan :
Kutipan favorit :
"Indonesia, simbol persatuanku
Selasa, 12 Januari 2021
Sebuah Resensi Picisan : Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia
Identitas Buku
Judul Buku : Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia (Edisi Revisi)
Penulis Buku : Cindy Adams
Penerbit Buku : Yayasan Bung Karno - Media Pressindo
Cetakan : Tahun 2018
Tebal : 432 Halaman
Ringkasan
"Bung Karno adalah Indonesia", mungkin itu adalah salah satu jargon yang bisa menggambarkan beliau semasa hidup. Begitu identiknya beliau dengan negeri ini sampai apapun yang beliau putuskan semasa beliau menjabat tetap dikaji dan dibahas oleh manusia Indonesia saat ini.
Bagi pembaca awam yang ingin memahami pemikiran Bung Karno tentunya akan sangat menyukai karya ini, saya teringat betapa merindingnya saya saat beliau mengisahkan pertemuannya dengan seorang petani bernama Marhaen yang menginspirasi beliau untuk menggali ideologi Marhaenisme. Kata-kata beliau yang menggebu-gebu disampaikan ke Cindy Adams dan dituliskan hingga sampai ke kita semua. Antara romantis, pedas, lugas seakan-akan beliau sendiri yang menuturkan ke kita, menyampaikan itu. Membuat kita akan jatuh hati kepada Sang Proklamator itu, kepada pemikiran beliau, kepada cinta beliau pada Indonesia.
Kekurangan :
Kutipan favorit :
"Apabila aku telah mencapai sesuatu selama diatas dunia, ini adalah karena rakyatku. Tanpa rakyat aku tidak berarti apa-apa. Kalau aku mati, kuburkanlah Bapakmu menurut agama Islam dan diatas batu kecil yang biasa engkau tulislah kata-kata sederhana : Di sini beristirahat Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat Indonesia" - Bung Karno
Minggu, 10 Januari 2021
Sebuah Resensi Picisan : Ayat-Ayat Cinta
Identitas Buku
Judul Buku : Ayat-Ayat Cinta
Penulis Buku : Habiburrahman El Shirazy
Penerbit Buku : Republika
Cetakan : Tahun 2008
Tebal : 410 Halaman
Ringkasan
Fahri bin Muhammad Siddiq adalah mahasiswa Pasca Sarjana di Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir. Ia adalah seseorang yang khusuk, visi dan cita-cita yang jelas, didulung dengan kerja keras yang ia lakukan sejak pertama kali ia menginjak tanah Mesir. Suatu ketika ia menolong seseorang gadis Mesir bernama Noura dengan bantuan tetangganya bernama Maria. Maria adalah seorang gadis Kristen Koptik yang diam-diam menyukai Fahri. Sebagai Muslim yang taat, Fahri sangat menjaga bagaimana ia berinteraksi dengan lawan jenis, namun justru itulah yang membuat Maria menyukai Fahri.
Kelebihan :
Novel yang mudah dipahami dengan laur yang mudah dicerna pula. Meskipun memiliki latar belakang agama, namun dijabarkan secara gamblang dan tak membosankan. Penulis juga dibekali ilmu agama yang mumpuni sehingga mampu menjelaskan banyak masalah yang menjadi mungkin menjadi pertanyaan pembaca diluar Islam dengan sangat jelas dan masuk akal. Kelebihan lainnya adalah latar belakang kota Kairo yang dijelaskan dengan sangat detail sehingga menambah "kelezatan" saat menikmati buku ini
Kekurangan :
Meskipun sangat subjektif, saya merasa buku ini akan lebih apik kalau disajikan dalam font yang lebih besar.
Kutipan favorit :
"Bantulah aku berwudhu. Aku masih mencium bau surga. Wanginya merasuk kedalam sukma. Aku ingin masuk kedalamnya. Disana aku berjanji akan mempersiapkan segalanya dan menunggumu untuk bercinta. Memadu kasih dalam cahaya kesucian dan kerelaan Tuhan selama-lamanya. Suamiku, bantu aku berwudhu sekarang juga." - Maria Girgis
Sebuah Resensi Picisan : Malcom X Untuk Pemula
Identitas Buku
Judul Buku : Malcolm X Untuk Pemula
Penulis Buku : Bernard Aquina Doctor
Penerbit Buku : Resist
Cetakan : Tahun 2006
Tebal : 185 Halaman
Ringkasan
Malcolm X, terlahir sebagai Malcolm Little adalah satu dari dua tokoh besar kesetaraan warga kulit hitam Amerika. Dia dan Martin Luther King dianggap sebagai motor utama penggerak hak warga kulit hitam didekade 1950-1960 terlebih setelah undang-undang Jim Crow dan paket kebijakan rasialis lain diberlakukan di Amerika Serikat.
Kelebihan :
Buku yang cukup "dilahap" dalam satu dudukan. Didukung ilustrasi-ilustrasi bergaya Pop sehingga sangat menarik untuk dibaca. Banyak informasi tambahan yang berkaitan mengenai latar belakang pemikiran atau kehidupan tokoh utama sehingga menambah khasanah kita mengenai sudut pandang pemikiran tokoh utama.
Kekurangan :
Dikarenakan isi buku ini berwarna hitam pitih sehingga terkesan sangat sederhana. Kemudian bagi saya pribadi, fase hidup tokoh utama saat konfrontasi dengan Martin Luther King juga sangat terbatas dalam pembahasan.
Kutipan favorit :
"Dipersenjatai dengan pengetahuan masa lalu kita, kita dapat merancang masa depan kita. Hanya dengan mengetahui dimana kita sebelumnya, kita dapat mengetahui dimana kita sekarang, dan mengetahui dimana kita akan pergi" - Malcolm X
Menyusuri Setapak Berdua
Siang ini sungguh muak aku pada makhluk Biarlah sehari ini aku memandang Dunia sebagai ciptaan-Mu yang penuh, melihatnya tembus pada Kuasa-M...
-
Siang ini sungguh muak aku pada makhluk Biarlah sehari ini aku memandang Dunia sebagai ciptaan-Mu yang penuh, melihatnya tembus pada Kuasa-M...
-
Betapa manusia tak tahu apa itu bersyukur Ketika KRL rusak dan mendadak, mengumpat ia "kapanlah KRL tiba, tak terkejar meetingku ini...