Rabu, 05 Agustus 2026
KRL Pagi Itu
Selasa, 04 Agustus 2026
Gratitude Journal of Bapak Dua Anak #17 : Syukur dan Rasa Cukup
Sudah satu minggu ini saya sedikit menambah doa saya selepas selesai sembahyang.
Dari "Tuhan jadikan saya Farah Fleur Finix menjadi orang yang bersyukur" menjadi "Tuhan jadikan saya Farah Fleur Finix menjadi orang yang bersyukur dan Engkau berikan rasa cukup"
Tidak hanya merubah, berusaha men-sungguh-sungguhi doa disetiap ucapan saya.
Seakan -akan Syukur dan Rasa Cukup itu belum ada serta hadir di benak dan hidup saya.
Semalam saat saya menemani Fleur Finix tidur, saya memandang kepala anak saya yang "tumben-tumbenan" tak mau tidur dengan bundanya, saya tersenyum sambil berbisik lirih "Tuhan, terima kasih sekali..Penuhilah dada hamba dengan Rasa Cukup dan syukur".
..
..
Pagi ini seorang kerabat meninggal dunia, Almarhum meninggalkan seorang Istri dan 2 orang putra-putri yang masih kecil-kecil. Pas sekali seumuran dengan Fleur dan Finix. Saya sering memanggil Almarhum dengan sebutan "Pak".
Saya masih ingat persis, tahun lalu saya dan istri saya sering membicarakan si "Pak". Berkarir sebagai PNS di Pemprov Ibukota, Istri bekerja di perusahaan yang mapan, anak-anak yang lucu dan pintar, agama yang ditekuni dengan khusuk, fisik yang nampak sehat dan bugar, rumah dilingkungan yang baik dan terjaga.
Semua nampak sempurna, semua terlihat akan baik-baik saja bagi si "Pak"
..
Saat berita duka meninggalnya si "Pak" sampai ke telinga saya, seakan-akan Tuhan berkata pada saya "jadi, masihkah kau menginginkan kehidupannya?tak mampu lagi ia memeluk orang yang ia cintai. Apa yang Ku takdir bagimu adalah yang terbaik. Belajarlah bersyukur dan penuhi Rasa Cukup dalam hatimu seperti yang kau minta pada-Ku"
..
Mata saya berkaca-kaca membayangkan bagaimana sang Istri , putra dan putrinya harus melewati ini semua. Putranya yang berusia sembilan tahun beradzan diatas liang lahat Ayahandanya dari video yang dibagikan Istri saya. Malamnya saat kami takziah kerumah duka, Putrinya yang berusia tujuh berlarian kesana kemari tanpa menyadari Ayahnya tak akan lagi mampu memeluknya dimalam yang dingin. Setelah kami mengucapkan belasungkawa kepada Istri Almarhum kami bergegas pulang karena tak mau juga merepotkan beliau yang sedang berduka.
Dalam perjalanan pulang di mobil yang penuh keheningan, tiba-tiba Istri saya berucap "Istrinya si Pak kelihatan kuat ya Yah."
Saya menjawab pelan "Itu sekarang Sayang, masih ada handai taulan yang menemani, masih ada pelayat yang datang. Seminggu lagi mungkin sepi akan menyerang, anak-anak akan mulai rewel dan bertanya"
Membayangkanpun saya tak sanggup.
Semoga Tuhan memberikan kesabaran dan ketabahan bagi mereka.
..
Tuhan memang Maha
Saya meminta sifat Syukur dan Rasa Cukup, Ia memberikan pelajaran.
Salah satu kutipan yang paling saya suka adalah dari film Evan Almighty "ketika engkau meminta keberanian, apakah Tuhan langsung memberikan keberanian?ataukah Tuhan memberi kesempatan untuk menjadi Berani? Ketika engkau meminta pada Tuhan keluarga yang bahagia, apakah Ia langsung menganugerahkan keluarga yang bahagia padamu?atau Ia memberikan padamu kesempatan dan waktu untuk memperbaiki diri dan berusaha menyayangi satu sama lain?"
Guru saya pernah berkata " Tuhan selalu mengabulkan doa hamba-Nya namun Tuhan akan selalu cepat dalam mengabulkan doa hamba-Nya jika itu berkaitan dengan perbaikan diri dan ibadahnya"
Dan itu benar adanya
..
..
Depok, 4 Agustus 2026
Selasa, 24 Juni 2025
Gratitude Journal of Bapak Dua Anak #16 : Lagu baru favoritku itu bernama Sunyi
Selasa, 18 Februari 2025
Gratitude Journal Of Bapak Dua Anak #15 : KRL
Sabtu, 04 Januari 2025
Molta
Diari Pelesir Fleur dan Finix
Kamis, 19 Desember 2024
Kata Bersayap #10
Selasa, 12 November 2024
Gratitude Journal of Bapak Dua Anak #15 : Rumah
Selasa, 29 Oktober 2024
Dekengan Pusat
Minggu, 27 Oktober 2024
Gratitude Journal Of Bapak Dua Anak #14 : Oh Jakarta
Jumat, 27 September 2024
Meninjau Vitalnya Peran Seorang Vice dalam Budaya Pop Manga
Seorang Vice dalam suatu organisasi pada umumnya
Vice atau sering diterjemahkan secara sederhana sebagai “Wakil” dalam suatu organisasi, posisinya sering ada dan diperebutkan namun juga sering kali perannya diabaikan dan terpinggirkan. Dalam KBBI, Wakil artinya orang yang dikuasakan menggantikan orang lain atau orang yang dipilih sebagai utusan negara; duta: ataupun jabatan yang kedua setelah yang tersebut di depannya.
Dalam hal ini Wakil bisa dibilang pada realitasnya bukan hal vital dalam sudut pandang kekuasaan atau organisasi, karena masih terfokus pada peran pengganti saja saat pemimpin sedang absen. Di banyak negara atau banyak level pemerintahan, peran seorang Wakil hanya menjadi bayangan dari pemimpin saja. Mike Pence, Joe Biden, Budiono ataupun Ma’ruf Amin tidak memiliki pengaruh dan power yang besar saat berada di panggung kekuasaan. Bahkan menjadi sedikit aneh bagi masyarakat jika melihat seorang Wakil yang berusaha mengambil peran lebih dan nampak lebih mencolok daripada “sang leader” itu sendiri, seperti nampak di reaksi masyarakat yang cukup tidak nyaman saat Jusuf Kalla yang kala itu tampil menonjol saat menjadi wapres Presiden SBY. Istilah “Ban Serep” pun menjadi lumrah untuk merefleksikan fungsi seorang Wakil.
Vitalnya seorang Vice dalam lakon sebuah organisasi dalam manga
Dalam budaya pop manga atau anime, seorang Wakil atau sering diistilahkan “Vice” (bisa Vice-captain atau Vice-leader) justru sering dicitrakan berkebalikan dengan apa yang ada di dunia nyata. Seorang Vice dalam suatu organisasi dalam budaya manga dan anime sering diidentikan dengan seseorang yang “brainy”, cerdas, kalkulatif dan tenang . Vice sering mengimbangi polah tingkah dan letupan emosional sang Pemimpin yang biasanya adalah seorang karakter yang kuat secara fisik namun lemah dalam hal strategi dan managerial.
Dalam One Piece, Roronoa Zoro adalah seorang yang cakap dalam man-management serta conflict management demi mengendalikan Yonko, Monkey D Luffy yang sangat impulsif dan sembrono. Meskipun di sesi SBS sendiri Oda-Sensei menkonfirmasi bahwa Zoro bukan lah seorang Vice-captain, namun seakan sudah menjadi konsensus bagi penggemar One Piece bahwa jika terjadi sesuatu pada Luffy, maka Zoro -lah yang akan mengambil kendali dalam organisasi Bajak Laut Topi Jerami. Tak hanya Zoro, hampir semua Vice-captain dalam dunia One Piece dicitrakan sebagai seorang yang lebih ber-otak daripada kaptennya. Silver Rayleigh, Shiliew The Rain, Ben Beckman, Charlotte Katakuri, daftarnya sangat panjang.
Dalam Naruto, Shikamaru Nara yang jenius sejak kecil pada masa dewasa tidak hanya menjadi Wakil Hokage saja namun juga tangan kanan Naruto dan nantinya menjadi Hokage dalam serial Boruto. Dalam manga mengenai preman sekolah dan geng motor Bosozoku “Crows” dan kelanjutannya “Worst”, hampir semua Vice dalam masing-masing SMA dan Team yang bertikai satu sama lain memiliki karakteristik yang sama, pemikir dan kalkulatif. Ambil contoh seperti Mutou Renji dalam Hana-gumi, Takumi Fujishiro Vice-head Armament generasi ke-tujuh.
Refleksi pada dunia nyata
Pada dasarnya perlu analisa dan kajian lebih dalam dari sudut pandang sosial antropologis mengenai penyebab banyak mangaka yang menggambarkan seorang Vice dengan citra pemikir dan kalkulatif dan tenang, namun dugaan awal penulis adalah disebabkan adanya power-sharing dalam dunia politik Jepang dimana seorang Kaisar sebagai simbol negara dan pemilik kerajaan, namun tidak memiliki wewenang dalam pengelolaan negara yang membutuhan kemampuan analitis dan strategis yang saat ini dipegang seorang Perdana Menteri.
Seorang mangaka mungkin mencita-citakan adanya kondisi dimana Kaisar memimpin langsung sebagai Captain yang karismatik sebuah kapal bernama Jepang dengan didukung seorang Vice-captain yang memiliki semua kapasitas strategis dan pemikiran jitu untuk mendukung Kaisar memimpin kapal bernama Jepang dalam berkompetisi di dunia modern.
Akan sangat konyol jika sebuah kapal sangat besar dipimpin seperti seorang Captain yang juga merupakan seorang jendral bintang 4 yang memiliki seorang Vice anak muda ingusan yang kebetulan pemilik gerai camilan serta pengelola akun receh bin porno. Bayangkan saja seorang Red Haired “Akagami” Shanks memiliki Vice seorang Nobi Nobita.
Menyusuri Setapak Berdua
Siang ini sungguh muak aku pada makhluk Biarlah sehari ini aku memandang Dunia sebagai ciptaan-Mu yang penuh, melihatnya tembus pada Kuasa-M...
-
Siang ini sungguh muak aku pada makhluk Biarlah sehari ini aku memandang Dunia sebagai ciptaan-Mu yang penuh, melihatnya tembus pada Kuasa-M...
-
Betapa manusia tak tahu apa itu bersyukur Ketika KRL rusak dan mendadak, mengumpat ia "kapanlah KRL tiba, tak terkejar meetingku ini...

