Kamis, 24 September 2020

Rampai untuk Mawarku Rosy


Wahai Mawarku Rosy
Wahai Kuil Suci Peribadatanku

Kau adalah altar persembahanku untuk keagungan Rabbku
Tiap peluh kala kita menghela nafas adalah abu perdupaan terbakar yang terkirim ke Arsy-Nya
Tiap kecut parasmu adalah ritus-ritus suci yang kusajikan keharibaan-Nya
Tiap kerling matamu adalah aeter dari semua sudut terdalam angkasa

Kan kureguk semuanya,
tanpa jeda tanpa sisa Wahai Tiang Boaz-Yachin ku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menyusuri Setapak Berdua

Siang ini sungguh muak aku pada makhluk Biarlah sehari ini aku memandang Dunia sebagai ciptaan-Mu yang penuh, melihatnya tembus pada Kuasa-M...